29 Januari Happy Milad Astina Suhesti, My best one, best of the best. Mbhesti, begitulah aku memanggilnya. My best friend ever. Setidaknya itu menurutku. Karena sekarang sulit memastikannya satu sama lain. Mbak Hesti, panggilan yang menurutku terlalu panjang. Sehingga Mbhesti menjadi solusinya. Aku tak ingat sejak kapan dan bagaimana kita bertemu dan menjadi akrab seperti ini. Kita -atau lebih tepatnya aku- masih sangat kecil sehingga tak bisa lagi mengingat awal dari ikatan kita. Kau dua belas bulan dua pekan lebih tua dariku. Kita punya bintang yang sama, Aquarius. Mungkin dari sini juga kita tersugesti. Yang jelas, kita semakin dekat karena memiliki kesamaan-kesamaan lain dan kecocokan yang saling mengisi. Kau anak berprestasi di kelas. Bahkan untuk pengambilan raport pertama kali, kaulah sang juara kelas. Aku sangat kagum padamu. Hesti di peringkat 1, lantas Ayu ke 2, dan aku cukup puas dengan urutan 3 ku. Namun Bapakku ternyata tidak sebahagia aku. Enta...
Semangat menurun di pekan akhir perkuliahan merupakan hal yang lumrah. Bukan hanya pelajar, para pelaku kegiatan monoton pasti merasakannya. Minggu persiapkan amunisi untuk sepekan kedepan, seiring waktu memudar, kamis-jumat cenderung berat, sabtu mereda, minggu lepas>persiapkan amunisi. Seterusnya! Kiranya demikianlah Jum’at, 5-5-17 Bagi saya, hari ini memiliki ‘note’ tersendiri, walaupun mengganggu, namun –jujur, hingga saya menulis ini tak kunjung terlupakan. Di hari itu saya memiliki 4 SKS dalam 2 Mata Kuliah yang harus saya hadiri. Secara administratif, agar saya dapat memenuhi syarat mengikuti UAS, secara sadar, karena saya butuh ilmu – pencitraan . Dua dosen yang secara ‘ijazah’ bukan bidangnya. Namun, analisis saya, seorang yang disebut dosen, haruslah menguasainya. Dan jujur bagi saya, dosen yang satu terlalu teoritis, semua berdasarkan referensi, ppt, tulisan, makalah, artikel yang ia baca, tanpa bisa mentransfer ‘ilmu’ secara praktek (mata kuliah Kewarganega...
Seriusan? Kenapa, sih? Sudah menjadi tradisi umum kalau tiap pergantian tahun pasti ada saja hal-hal yang wajib dilakukan. Bahkan bisa jadi, aktivitas ini hanya terjadi pada hari-hari awal pergantian kalender. Seperti membuat resolusi. Aku yakin, tagar #resolusi2020 akan ramai. Daan di lingkaran pertemananku, banyak sekali teman memperbaharui status WhatsApp maupun cerita Instagram dengan kalimat atau mengunggah ulang kalimat-kalimat #resolusi2020 dengan menggaris bawahi 2020 Jadi Lebih Egois . Aku yakin di balik rangkaian kata tersebut banyak sekali hal yang melatar-belakanginya. Pasti Bahkan bagiku pribadi saat pertama kali membacanya sekilas langsung meng-iya-kan. Kita terlalu sering gak enakan sama orang lain, sampe lupa kalo menuhin bahagia atau kebutuhan sosial mereka bikin batin sendiri terbengkalai. Kira-kira gitu sih mindsetku.
Comments
Post a Comment