Posts

Showing posts with the label Tentangku

Hai, Aku Kembali Dengan

Image
 Hai, aku kembali dengan beragam kisah yang lama tersimpan sendiri Ibarat buku, mungkin blog ini sudah tak nampak bentuknya, kali  ya. Unggahan terakhir 2021😂 astagaa empat tahun yang lalu. Setahun lagi udah ganti presiden tuh Banyak hal terjadi. Ternyata banyak hal terlampaui juga. Aku berjanji, akan merajinkan diri. Minimal 12 menit lah sehari. Sesal mungkin ada. Pasti ada sih . Banyak yang terlewat. Tapi aku kembali dengan banyak perubahan pula. Aku yang lebih percaya diri. Aku yang lebih positif. Aku yang punya semangat dan tujuan hidup yang lebih jelas. Aku yang bangga akan diriku. 😇 Hari ini, 11 Agustus 2025 di ruangan baru BPVP Bantul dengan materi pengenalan CSS oleh mas Aan Refarwan. Sumpah aku ngantuk mas😅daripada tidur kupilihlah menghidupkan kembali blog pribadi ini. mmmm  aku cerita kenapa bisa di sini dulu kali  ya? ah itu juga bakal  panjang sih . Lain kesempatan sajalah. Aku review  kegiatan Project Based Learning Smart Sectors dari Kemen...

Dipatahkan Cinta Pertama Diintimidasi Pula

 Huhh.. berat banget rasanya nulis ini Biasanya aku nulis di buku bekas catetan kuliah. Tapi berhubung lagi buka laptop (buat garap skripsi sih niatnya, pemanasan bentar ini) udah nyalain playlist favorit, "kayaknya kurang deh" cari-carilah tambahan lagu buat diputer. Salah satu top play buat pekan ini ya akustiknya ' Rizky Febian - Cuek ft. Scalava ' asik banget di telinga. Waktu pake earphone berasa lagi ada di satu tongkrongan bareng mereka. Entah gimana autoplay setelah lagu 'Cuek' itu video konser PSCS 2019 Malang di mana mas Ta bikin baper hampir semua makhluk wanita di dunia fana ini . Entah kenapa air mataku netes. Sampe aku nulis di sini pun mata ini masih aja bocor. Hati berdebar. Ikut baper, pasti. Bukan karena berharap cewek yang dipeluk Dikta itu aku (seenggaknya itu bukan alasan utama). Tapi lebih karena dalam lubuk hati terdalam ini, aku udah 'berikrar' "aku mau lajang terus aja". Aku terlanjur patah oleh cinta pertamaku. Patah...

Egosentrisku

Semakin aku tahu orang tuaku tidak pernah baik-baik saja, Semakin aku sangat tidak ingin menjadi alasan di balik rasa bangga mereka.

Aku Masih Gadis Yang Sama, Hanya Saja..

Sejauh yang aku sadar, aku masih gadis ceria, ramah (sksd), dan 'berisik'. Gadis yang sama seperti orang-orang dan teman-temanku kenal. Mungkin untuk teman kelas di SMP, aku yang sekarang cenderung lebih 'aktif'. Tapi sebenarnya jika kau mengenalku seperti anak-anak Asrama, ya beginilah aku. Insyaallah sama Bahkan ketika terluka, aku senantiasa tak bisa menahan mulutku untuk mencurahkannya. Kepada siapapun, tak peduli berapa orang, asal setelahnya aku lega. Mungkin itu juga yang menyebabkan kini daya tulisku agak tumpul. Tapi seiring bertambahnya usia, Tuhan mulai membiasakan ujian-ujian yang berbobot. Aku yakin ini semua untuk menempaku menjadi lebih kuat di masa depan. Aku sepenuhnya yakin. Sayangnya responku agak lambat. Terlebih untuk bobot ujian yang diberikanNya tahun 2017 silam. Aku masih terpuruk karenanya. Kabar baiknya, aku masih gadis yang sama, bagi orang lain dan keluarga. Meskipun agak aneh rasanya. Mengapa semakin tua usiaku, semakin mudah air mata...

Eh Ini Januari Ya

Ternyata banyak kenangan yang terjadi di bulan ini, yang berperan besar mengubah hidupku. At least memang setiap bulan, hari, jam, menit, bahkan detik dalam kehidupan memiliki kenangan masing-masing buat aku sih . I don't know how to start it . Intinya, semua itu sangat sayang untuk dilupakan. Maka dari itu, aku ingin membuat jejak digitalku. Kemarin nih, aku bertemu dengan Psikolog yang sudah dijadwalkan sebelumnya. Kenapa? I'll tell soon . Alasan umumnya adalah karena rasa peduliku buat kesehatan mental. I want to know seberapa 'masih sehat'nya mental aku. Aku datang dan bercerita, dan tanpa butuh waktu yang lama, tanpa kusadari juga, air mataku mengalir, aku terdiam untuk beberapa saat. Ternyata kalau diingat masih terasa luka. *** Jika kalian orang terdekatku, maka tentu sudah sangat hafal dengan cerita yang akan kutulis. Yes it's me . Terima kasih sudah mampir ke blog yang isinya cuma sampah ini wkwkwk. But in the real life , pas kamu ketemu aku, to...

Hidup di Jogjaaaaaakankah Istimewa?

Kota Pelajar, Kota Budaya, Bumi Sultan, dan semua sebutannya memang menandakan Jogja itu Istimewa. Aku berkesempatan menginjakkan kaki dan menetap di kota dengan tingkat harapan hidup yang tinggi ini (meski UMRnya terendah se-Indonesia). Yah, ini tandanya hidup nggak melulu tentang uang, kan? Paradoksnya, aku senang karena tidak perlu berpikir keras untuk urusan perut dan akomodasi karena aku tinggal dengan adik dari ibuku, tante/bibi (baca : numpang hidup). Tapi sedih juga karena gak bisa menjadi 'anak kuliahan sejati' yang harus mandiri dan mengatur sendiri seluruh kehidupannya di tanah rantau. Apalagi, kalau 'ikut orang' itu pasti adaa aja yang gak cocok sama hati dan terkadang kesiksa. Aku ngerasain itu? Tentuuu...  Jadwal kuliah di hari Senin-Kamis diusahain jangan sampai lewat Ashar. Soalnya jam 4 sore harus ikut ngajar ngaji (bibi direktur TPA yang lumayan gede, santrinya 150an, butuh banyak tenaga pengajar dan administrasi) Yang paling syedih itu, ...